3.3.A.10. AKSI NYATA - PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

 

3.3.A.10. AKSI NYATA - PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

PROGRAM PENGUATAN MATERI PRODUKTIF PERKANTORAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MURID

Oleh

Akhmad Syafi’I, S.Pd

Calon Guru Penggerak - SMK Negeri 1 Kraksaan – Kabupaten Probolinggo





FACT (PERISTIWA)

LATAR BELAKANG

Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa anak-anak hidup dan tumbuh sesuai fitrah dan kodratnya masing-masing, sedangkan pendidik hanya dapat merawat dan membimbing tumbuh kembang anak sesuai dengan fitrahnya. Kita sebagai guru dapat mengemas pembelajaran di dalam dan di luar kelas dengan cara yang efektif dan berpusat  pada murid.

Beberapa program Sekolah yang Mempengaruhi murid selalu didasarkan pada  analisis kebutuhan murid dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini, keterampilan abad ke-21 saat ini yang berfokus atau berpusat pada murid.

Pada sekolah menengah kejuruan setiap tahunnya dilaksanakan lomba kompetensi siswa atau dikenal dengan istilah LKS. Kegiatan LKS merupakan suatu ajang bergengsi yang dikuti oleh semua SMK termasuk SMK Negeri 1 Kraksaan.


Pada kegiatan LKS tahun ini SMK Negeri 1 Kraksaan berada pada posisi 10 besar disetiap bidangnya misalkan saja pada bidang bilingual secretary salah satu materi produktif jurusan perkantran SMK Negeri Kraksaan berda pada posisi ke 7 sehngga tidak bisa lolos ketingkat berikutnya, hal ini menjadi sebuah bahan evaluasi bagi guru produktif perkantoran untuk meningkatkan pengetahaun dan keterampilan murid khususnya pada materi produktif.

Berdasarkan pada kondisi diatas CGP perlu melakukan sebuah perubahan dengan membuat program yang berdampak pada murid, program yang dipilih adalah penguatan materi produktif perkantoran untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan murid. 


Dengan adanya program tersebut harapannya bisa memiliki efek yang positif pada pertumbuhan dan perkembangan pengetahaun dan keterampilan mereka pada materi produktif perkantoran selalu berpikir kritis, memiliki daya saing global, mandiri dan kreatif.

ALASAN MELAKUKAN AKSI NYATA

Berada pada posisi ke 7 dalam kegiatan lomba LKS tingakt wilker merupakan prestasi yang kurang dari cukup sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada materi kejuruan perkantoran sehingga bagi CGP ini adalah sebuah tantangan bagi SMK Negeri 1 Kraksaan untuk menunjukkan daya lenting guru dan murid dalam mengikuti kegiatan LKS pada event berikutnya.

TUJUAN

Dari alasan yang sudah diuraikan diatas, maka tujuan dari aksi nyata ini diantaranya

  • Meningatkan daya lenting guru dan murid dalam setiap perlobaan materi kejuruan
  • Meningkatkan perhatian siswa pada materi produktif perkantoran
  • Membangkitkan dan memelihara motivasi siswa terhadap mata pelajaran produktif perkantoran
  • Memudahkan siswa belajar kompetensi produktif perkantoran
  • Mengontrol dan memodifikasi tingkah laku siswa dalam belajar
  • Memunculkan rasa percaya diri pada siswa
  • Mendorong perilaku yang positif pada siswa
  • Mempersiapkan siswa dalam kegiatan lomba kompetensi siswa


PROSES JALANNYA AKSI

Dalam proses jalannya aksi ada beberapa tindakan yang dilakukan oleh CGP diantaranya yaitu :

  • Diskusi bersama bapak kepala sekolah/rekan guru tentang bagaimana program penguatan materi produktif perkantoran bisa berhasil
  • Dialog dengan rekan guru mengidentifikasi interaksi antara pengajar guru produktif perkantoran
  • Survei minat terkait mapel produktif perkantoran pada orang tua dan murid
  • Wali kelas sebagai penanggung jawab kelas memberikan  'pertanyaan' (yg telah diindentifikasi sebelumnya) kepada murid di kelasnya
  • Menyediakan ruang dialog untuk murid di tiapkelas membahas mimpi dan dampaknya dalam program ini
  • Menyediakan ruang dialog untuk guru produktif perkantoran, kepala sekolah, orang tua perwakilan kelas membahas jawaban-jawaban murid
  • Musyawarah-musyawarah kerja dengan melibatkan: murid, guru produktif perkantoran, orangtua perwakilan kelas yang akan menjabarkan ide/cara konkret untuk membahas 'pertanyaan' dan apa pun yang dapat mendukung peningkatan minat pada program penguatan materi produktif perkantoran, antara lain seperti: Pengelolaan alur komunikasi dan penentuan keputusan. Pengelolaan atau pembagian materi pada guru produktif perkantoran.
  • Membentuk kelompok kerja (Pokja) yang akan mengelola dukungan untuk peningkatan minat pada program penguatan materi produktif perkantoran

DAMPAK YANG DIDAPATKAN SETELAH PROGRAM DIJALANKAN

Setelah program ini dijalankan tentunya memiliki dampak yang positif baik itu bagi murid, guru dan sekolah. Setelah program ini dilaksanakan murid mulai percaya diri dengan kemampuan yang mereka proleh, dengan adanya kepercayaan diri mereka mulai berani berbagi pada teman lainnya yang tidak berkesempatan mengikuti program.

Kemudian guru produktif perkantoran yang terlibat dalam melaksanakan program ini senantiasa selalu mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan kejuruan dengan harapan guru perkantoran bisa menyalurkan pengetahuan terbaru yang diperoleh dari hasil diklat, loka karya dan pelatihan.

Dengan adanya program penguatan materi produktif perkantoran sangat memacu tumbuhnya bibit-bibit unggul yang berani untuk berkompetisi yang nantinya akan membawa nama baik sekolah.


FEELING (PERASAAN)

PERASAAN SAAT MELAKANAKAN AKSI

Perasaan saya sebagai CGP saat menjalankan aksi nyata disekolah sangat senang, termotivasi, bergairah dan tertantang karena bisa mengaktifkan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak khususnya pada mapel kejuruan perkantoran untuk memiliki daya saing global dan siap berkompetisi di event sekolah maupun dalam skala luas. Disamping itu, dalam program ini juga bisa menarik minat dan bakat murid untuk meningkatkan kemampuan pada materi kejuruaan sehingga wawasan dan pola pikir murid bisa berkembang. Perasaan lain yang muncul adalah kekhawatiran pada penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung program serta waktu guru mata pelajaran produktif perkantoran yang cukup padat.

PERASAAN SETELAH AKSI TERLAKSANA

Kemudian perasaan saya selaku CGP saat program ini terlaksana sangat bahagia dan juga optimis, terlaksananya program ini tidak terlepas dari kolaborasi semua pemangku kepentingan terutama murid yang sangat antusias terlibat dalam program penguatan materi produktif perkantoran, guru mapel dan wali kelas yang mengkoordinir kegiatan.

Dengan adanya respon yang baik dan positif dari warga sekolah terutama murid membuat saya ingin secara terus menerus terlibat dalam pengelolaan program yang berdampak pada murid sehingga bisa dijalankan secara berkelanjutan.

FINDING (PEMBELAJARAN)

PERENCANAAN UNTUK MEMPERBAIKI PEMBELAJARAN

Dari program yang dijalankan tentunya diperlukan sebuah perencanaan untuk melakukakan sebuah perbaikan. Pembelajaran yang diperoleh dari aksi nyata adalah murid memerlukan dukungan yang positif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan murid dibidang atau materi kejuruan yang bisa meningkatkan minat, wawasan dan perubahan pola pikir untuk selalu berfokus pada kekuatan dan aset yang sudah dimiliki.

Dukungan yang dimaksud bukan hanya dukungan dari  sekolah dan peran guru tetapi yang lebih peting adalah daya dorang orang tua juga sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan motivasi pada anak dirumah masing-masing, sehingga sangat perlu untuk menginformasikan kepada orang tua kegiatan anaknya disekolah.


KETERKAITAN HASIL PEMBELARAN DENGAN PENGALAMAN MASA LALU

Program yang saya laksanakan saat ini yaitu penguatan materi produktif perkantoran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan murid sangat memiliki keterkatian dengan pengalaman dimasa lalu. Salah satunya ketika saya mengikuti kegiatan cerdas cermat saat dibangku sekolah. Keinginan untuk berprestasi tidak cukup hanya dengan keinginan yang kuat dalam diri tetapi juga dukungan eksternal sangat penting.

Sehingga pendampingan dan penguatan dari guru, kepala sekolah, orang tua pada waktu itu memiliki peranan yang sangat penting sekali untuk mendorong motivasi berperestasi pada murid.

Pengalaman CGP dimasalalu dalam program yang dijalankan saat ini memiliki pengaruh yang cukup besar dalam memahami apa yang menjadi kebutuhan belajar murid.

FUTURE (PENERAPAN)

TARGET PEMBELAJARAN DIMASA MENDATANG

Dalam kegiatan aksinya ini, untuk pembelajaran kedepannya memiliki target yaitu diantaranya : 

  • Murid lebih kompeten pada materi kejuruan perkantoran
  • Bisa meningkatkan presetasi dibidang lomba materi kejuruan atau produktif perkantoran
  • Masuk dalam 3 besar dalam kegiatan LKS tingkat wilker

PERBAIKAN PADA PROSES SELANJUTNYA

Setelah terlaksananya program yang dilaksanakan oleh CGP tentunya ada recana perbaikan untuk ke depannya yaitu  lebih menggalakkan lagi kegiatan kokurikuler di lingkungan sekolah sebagai wadah untuk memberikan bimbingan dan memberikan pembelajaran yang berpusata pada murid. Kemudian peningkatan minat dan bakat anak pada mapel kejuruan atau mapel produktif perkantoran perlu ditingkatkan dan diasah kembali bukan hanya pada sisi pengeteahuan tetapi juga pada sisi keterampilan murid. Selain itu kolaborasi guru produktif ,murdi, wali kelas, kepala sekolah, orang tua dalam kegiatan penguatan materi produktif perkantoran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan murid perlu ditingkatkan sehingga kedepannya menjadi lebih solid dan memiliki pandangan yang sama untuk memajukan pendidikan.


BACA JUGA : 





SALAM GURU PENGGERAK

GURU BERGERAK - INDONESIA MAJU



#aksinyata #pengelolaanprogramyangberdampakpadamurid #gurupenggerak

Related

newsticker 7034041641543576030

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

Tayangan

Tabs

Pengikut

item