Evaluasi LKS Wilker 2 Bidang Lomba Bilingual Secretary

Evaluasi LKS Wilker 2 Bidang Lomba Bilingual Secretary

SMK Negeri 1 Kraksaan




 

Lomba Kompetensi siswa (LKS)  merupakan Salah satu event yang sangat bergengsi di sekolah menengah kejuruan atau SMK, dimana kegiatan ini diikuti oleh seluruh SMK termasuk juga SMK Negeri 1 Kraksaan. Lomba kompetensi siswa terbagi menjadi beberapa wilker di jawa timur, SMK Negeri 1 Kraksaan termasuk pada wilayah kerja 2 yang ikut berkompetisi dalam kegiatan ini, salah satu delegasi yang dikirim adalah adalah jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran dengan nama bidang lomba Bilingual Secretary.

Pada bidang lomba Bilingual Secretary dipercayakan atau didelegasikan kepada Imam Dwi Cahyono XII OTKP 1, tentunya dengan berbagai pertimbangan pengajar guru produktif otomatisasi tata kelola perkantoran selaku yang bersinggungan langsung dengan materi yang akan dilombakan.

Dalam mempersiapkan lomba tentunya setiap jurusan memiliki perencanaan dan strategi yang berbeda-beda termasuk juga jurusan OTKP, ada beberapa strategi yang diterapkan Bu Rini Yuliastuti selaku ketua jurusan OTKP

  1. Kesiapan mental ; Peserta dipersiapkan untuk memiliki mental juara
  2. Berlatih terus menerus ; Sesuai dengan kebijakan sekolah perlu adanya latihan terus menerus dari materi lomba dari tahun sebelumnya yang dibimbing oleh guru-guru produktif OTKP Sehingga anak terbiasa dengan soal-soal yang akan di lombakan
  3. Simulasi mengerjakan soal; Dari simulasi kita bisa tahu apa yang menjadi kekurangan anak
  4. Evaluasi ; Dari kegiatan simulasi bisa mendeteksi lebih awal apa yang menjadi kekurangan dan apa yang harus diperbaiki
  5. Dukungan dari Guru, sekolah, teman sejawat dan orang tua ; Dukungan berupa sarana dan prasarana, hal teknis dan fasilitas pribadi pada peserta lomba selama persiapan dan pelaksanaan lomba serta kegiatan do'a bersama sangat memotivasi peserta untuk memberikan yang terbaik.

Dalam pelaksanaan ada beberapa kendala-kendala yang dihadapi diantaranya adalah manajemen waktu, hal ini bisa diatasi dengan mengerjakan pekerjaan yang mudah terlebih dahulu baru kemudian pada pekerjaan yang dianggap sulit sehingga bisa memanfaatkan waktu lebih efektif dan efisien. Hal baik dalam kegiatan LKS Bilingual Secretary, yaitu semua materi yang diujikan sudah diajarkan dalam proses pembelajaran materi kejuruan.

Selama kegiatan lomba Imam Dwi Cahyono selaku peserta Bilingual Secretary mengalami kesulitan pada beberapa pekerjaan atau tugas diantaranya :

  1. Pekerjaan kearsipan ; Dimana pada salah satu elemen penting kearsipan yaitu buku ekspedisi dan buku agenda tidak bisa diselesaikan.
  2. Menangani telepon ; Pada kegiatan menangani telepon sebelumnya sudah dipersiapkan untuk menggunakan bahasa inggris tapi pada prakteknya menggunakan bahasa Indonesia dengan alasan peserta atau lawan bertelepon tidak bisa mengimbangi dalam bahasa inggris. Selain pada bahasa yang digunakan penggunaan Block Note dan LPT peserta mengalami kesulitan karena form Block Note dan LPT yang disediakan panitia sama.
  3. Presentasi Bahasa Inggris ; Dengan waktu yang terbatas dengan tema yang tidak sesuai dengan harapan, menjadikan peserta menggunakan presentasi bahasa indonesia.
  4. Mengetik Kecepatan ; Peserta terkendala pada tanda baca dan soal yang ada pada teks tidak sesuai dengan apa yang tampil pada layar kerja typing master.

Adapun beberapa pekerjaan yang sudah dianggap baik dan bisa dikerjakan secara maksimal, yaitu diantaranya :

  1. Menerima Tamu ; Peserta sudah bisa dan lancar menerima tamu dengan bahasa inggris
  2. Kas Kecil ; Pekerjaan kas kecil dianggap yang paling mudah sehingga dikerjakan lebih awal sehingga mendapatkan hasil yang maksimal
  3.  Membuat surat ; Peserta bisa membuat surat baik itu dengan bahasa Indonesia maupun dengan bahasa inggris
  4. Agenda perjalanan dinas ; Peserta sudah bisa membuat agenda perjalanan dinas walaupun dengan melakukan beberapa revisi dalam penyelesaiannya

Melihat dari beberapa kesulitan, kendala dan pekerjaan yang sudah dianggap baik, tentunya ada masukan atau saran untuk perbaikan selanjutnya diantaranya yaitu :

  1. Sebisa mungkin kandidat sudah dipersiapkan mulai dari kelas sepuluh sehingga bisa mulai dikenalkan dengan materi lomba sejak awal
  2. Perlu adanya bimbingan bahasa inggris dari awal kelas sepuluh
  3. Peserta perlu di ikutkan kursus pada lembaga pelatihan yang sesuai dengan bidang lomba
  4. Perlu adanya kegiatan ekstra yang menunjang keterampilan siswa terhadap materi yang dilombakan, seperti kunjungan ke bromo atau bali, melakukan table manner untuk melatih siswa berkomunikasi secara real dengan orang luar negeri yang menggunakan bahasa inggris
  5. Perlu adanya pembiasaan dalam mengikuti lomba yang berkaitan dengan kejuruan

 

Dengan adanya dorongan dari bapak Drs. Ali Istihadi, MT, dimana setiap pendamping diarahkan belajar dari pengalaman yang didapat selama kegiatan dan melakukan evaluasi yang menyeluruh dalam kegiatan LKS Wiker 2. Semoga kedepannya SMK Negeri 1 Kraksaan bisa tetap yakin dan optimis untuk menjadi yang terbaik di Event LKS tahun depan.

 

Terimakasih

Akhmad Syafi’i, S.Pd

Pendamping LKS Bilingual Secretary

 


Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

Tayangan

Tabs

Pengikut

item