MENGAPA ARSIP PENTING DALAM ADMINISTRASI DAN JENIS-JENISNYA

 

MATERI 1

MENGAPA ARSIP PENTING DALAM ADMINISTRASI DAN JENIS-JENISNYA

 


Administrasi adalah bagian integral dari setiap kegiatan dan lingkup pekerjaan. Hal ini berhubungan erat dengan persuratan dan ketatausahaan, termasuk pencatatan, perhitungan, pengetikan, pengarsipan, dan sejenisnya. Kegiatan ini mayoritas menggunakan bahan kertas, sehingga menghasilkan lembaran kertas berisi informasi. Menjaga keberlangsungan informasi ini sangat krusial karena kehilangan berarti kerugian. Oleh karena itu, pengelolaan arsip menjadi salah satu kegiatan penting dalam administrasi atau ketatausahaan.

A.    Pengertian Arsip

Kata "arsip" sendiri memiliki asal usul dari berbagai bahasa, seperti Yunani ("archium" berarti peti penyimpanan), Latin ("felum" berarti tali atau benang), Inggris ("archive" berarti kumpulan warkat, "record" berarti catatan, dan "file" berarti kumpulan informasi/warkat), Belanda ("archief" berarti warkat), serta Jerman ("archivalen" berarti warkat). Dari berbagai pengertian tersebut, arsip dapat diartikan sebagai catatan tertulis, tercetak, atau ketikan berupa huruf, angka, atau gambar yang memiliki arti atau tujuan tertentu sebagai sarana komunikasi dan informasi. Arsip ini disimpan sesuai aturan tertentu agar mudah ditemukan saat diperlukan.

Contohnya mencakup surat, kartu, flash disk, telegram, formulir, hasil faksimile, faktur, daftar, grafik, memo, gambar, kuitansi, laporan, peta, dan disket. Namun, hanya catatan yang memenuhi syarat tertentu yang dapat disebut sebagai arsip, yakni memiliki arti, memiliki kegunaan, dan disimpan secara teratur.

 

B.     Jenis-Jenis Arsip Arsip dibagi berdasarkan beberapa kriteria, antara lain:

  1. Berdasarkan Bentuk Fisiknya: a. Arsip lembaran, contohnya surat, kuitansi, faktur, dan foto. b. Arsip bukan lembaran, seperti disket, flash disk, mikro film, dan rekaman pada pita kaset.
  2. Berdasarkan Masalahnya: a. Financial record, berisi catatan keuangan seperti kuitansi, giro, cek, dan kartu kredit. b. Inventory record, berhubungan dengan barang inventaris seperti catatan jumlah barang, merek, ukuran, dan harga. c. Personal record, berhubungan dengan kepegawaian seperti surat lamaran kerja, curriculum vitae, absensi pegawai, dan surat keputusan. d. Sales record, berhubungan dengan penjualan seperti data penjualan dan daftar nama agen dan distributor. e. Production record, berhubungan dengan produksi seperti jenis bahan baku, jenis alat/mesin yang digunakan, dan jenis dan kualitas barang.
  3. Berdasarkan Pemiliknya: a. Lembaga pemerintahan, seperti Arsip Nasional Republik Indonesia dan Arsip Nasional Daerah. b. Instansi pemerintah/swasta, dibagi menjadi arsip primer (asli) dan arsip sekunder (tindasan/karbon kopi) serta arsip sentral (pusat) dan arsip unit (setiap bagian organisasi).
  4. Berdasarkan Sifatnya: a. Arsip tidak penting, hanya berfungsi sebagai informasi, misalnya surat undangan dan pemberitahuan. b. Arsip biasa, semula penting tapi kemudian tidak berguna lagi, misalnya surat lamaran kerja dan surat tagihan. c. Arsip penting, terkait dengan masa lalu dan masa depan, perlu disimpan lama, misalnya surat perjanjian dan surat kontrak. d. Arsip sangat penting (vital), bernilai sejarah/ilmiah dan menjadi pengingat selamanya, misalnya naskah proklamasi dan keputusan hasil penelitian ilmiah. e. Arsip rahasia, hanya boleh diketahui oleh pihak tertentu dalam organisasi, misalnya hasil penilaian pegawai dan strategi pemasaran.
  5. Berdasarkan Fungsinya: a. Arsip dinamis, dipergunakan secara langsung dalam kegiatan kantor, dibagi menjadi aktif (sering digunakan), semi aktif (kadang-kadang diperlukan), dan inaktif (inaktif, hanya sebagai referensi atau pemberi keterangan). b. Arsip statis, tidak digunakan langsung dalam kegiatan perencanaan atau administrasi negara.

Mengelola arsip dengan baik sangatlah penting karena berbagai alasan. Pertama, arsip memungkinkan pengaksesan informasi secara efisien. Dengan menyimpan arsip secara teratur, setiap kali informasi diperlukan, dapat ditemukan dengan mudah tanpa membuang waktu yang berharga. Kedua, arsip membantu dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Informasi yang tersimpan dengan baik dapat menjadi bukti dalam transaksi dan keputusan yang dibuat.

Selain itu, mengelola arsip juga membantu dalam menjaga keamanan data. Arsip rahasia yang hanya boleh diakses oleh pihak tertentu memastikan bahwa informasi sensitif tidak jatuh ke tangan yang salah. Selain itu, arsip penting yang berhubungan dengan masa lalu dan masa depan negara atau organisasi juga dapat menjadi sumber pengetahuan dan pembelajaran untuk generasi mendatang.

Dalam praktiknya, setiap jenis arsip memiliki peran dan tujuan yang berbeda. Misalnya, financial record membantu dalam pengawasan keuangan, inventory record membantu dalam manajemen persediaan, personal record membantu dalam administrasi kepegawaian, sales record membantu dalam analisis penjualan, dan production record membantu dalam meningkatkan efisiensi produksi.

Sebagai kesimpulan, arsip adalah bagian penting dari kegiatan administrasi atau ketatausahaan yang membantu dalam menjaga informasi dan melacak jejak masa lalu. Jenis-jenis arsip yang berbeda memainkan peran khusus dalam mendukung berbagai aspek dari kegiatan organisasi. Dengan mengelola arsip secara efisien, organisasi dapat mengoptimalkan penggunaan informasi, menjaga transparansi, dan menjaga keamanan data mereka.


EVALUASI

Soal Pilihan Ganda:

1.      Pengertian arsip dapat diartikan sebagai...

a.       Catatan tertulis, tercetak, atau ketikan berupa huruf, angka, atau gambar yang memiliki arti atau tujuan tertentu.

b.                 b. Sebuah tempat penyimpanan yang tidak teratur.

c.                  c. Semua jenis informasi yang ada dalam sebuah organisasi.

d.                  d. Suatu perangkat lunak komputer.

e.                  e. Sebuah alat untuk menyimpan foto.

2.      Contoh arsip bukan lembaran termasuk...                                                                                  

      a. Surat
b. Kuitansi

c. Flash disk

d. Mikro film

e. Foto


3.      Jenis arsip yang berhubungan dengan keuangan seperti kuitansi, giro, cek, dan kartu kredit termasuk jenis...

a. Personal record

b. Sales record

c. Financial record

d. Inventory record

e. Production record


4.      Arsip jenis apa yang hanya boleh diketahui oleh pihak tertentu dalam organisasi?

a. Arsip dinamis

b. Arsip statis

c. Arsip rahasia

d. Arsip penting

e. Arsip tidak penting


5.      Manfaat mengelola arsip secara baik antara lain...

a. Menghambat pengaksesan informasi.

b. Mengurangi transparansi dan akuntabilitas.

c. Memudahkan pencarian informasi dan menjaga transparansi.

d. Meningkatkan risiko keamanan data.

e. Membuat informasi sulit diakses.


6.      Fungsi arsip yang membantu dalam administrasi kepegawaian termasuk dalam jenis... a. Personal record

b. Sales record

c. Financial record

d. Inventory record

e. Production record


7.      Arsip jenis apakah yang hanya berfungsi sebagai informasi dan tidak memiliki kegunaan tertentu?

a. Arsip tidak penting

b. Arsip biasa

c. Arsip penting

d. Arsip sangat penting

e. Arsip rahasia


8.      Arsip yang dipergunakan secara langsung dalam kegiatan kantor dan dibagi menjadi aktif, semi aktif, dan inaktif adalah jenis...

a. Arsip dinamis

b. Arsip statis

c. Arsip rahasia

d. Arsip penting

e. Arsip tidak penting


9.      Jenis arsip yang berkaitan dengan barang inventaris seperti catatan jumlah barang, merek, ukuran, dan harga adalah...

a. Personal record

b. Sales record

c. Financial record

d. Inventory record

e. Production record


10.  Mengapa mengelola arsip penting dalam suatu organisasi?

a. Karena arsip membuat informasi sulit diakses.

b. Karena arsip tidak memiliki peran dalam administrasi.

c. Karena arsip membantu dalam menjaga informasi, melacak jejak masa lalu, dan mendukung kegiatan organisasi.

d. Karena arsip hanya diperlukan oleh pihak tertentu dalam organisasi.

e. Karena arsip tidak berhubungan dengan keamanan data.


 

Soal Esai:

  1. Jelaskan pengertian arsip dan mengapa pengelolaan arsip penting dalam administrasi?


  1. Sebutkan dan jelaskan tiga jenis arsip berdasarkan fungsinya.


  1. Apa perbedaan antara arsip biasa dan arsip sangat penting (vital)? Berikan contoh untuk masing-masing jenis arsip.


  1. Bagaimana manfaat pengelolaan arsip dalam menjaga keamanan data? Berikan contoh situasi di mana arsip rahasia dapat melindungi informasi sensitif.


  1. Mengapa financial record menjadi bagian penting dari pengelolaan arsip? Jelaskan pula bagaimana financial record dapat mendukung pengawasan keuangan suatu organisasi.


 

Referensi : Endang, Sri. Mulyani, Sri & Suyetty. 2009. Modul Menjaga dan Mengelolah Sistem Kearsipan Untuk SMK & MAK.Jakarta: Penerbit Erlangga.

Related

PMM 5636495424237779121

Posting Komentar

emo-but-icon

Follow us !

Blogger news

Trending

Tayangan

Tabs

Pengikut

item